Tingkatkan Hidup Bersih dan Sehat Bagi Masyarakat Pesantren, MPKU PPM Gelar Orientasi Cegah Tuberkulosis

0
124 views
SANTRI SEHAT. Ketua PDM Kendal melalui workshop orientasi cegah tuberculosis di pesantren Muhammadiyah tercipta santri sehat berkemajuan. (foto dok taqim)

KENDALMU.COM | PATEAN. Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhamnadiyah (PPM) menjalin kemitraan dengan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyelenggarakan acara Workshop Orientasi Pencegahan Penyakit Tuberkulosis bagi masyarakat pesantren Muhammadiyah se Kab. Kendal.

Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu – Ahad (9 -10/10) di Ponpes Darul Arqom Patean yang diikuti oleh 27 peserta utusan dari Pondok Pesantren Muhammadiyah se Kab. Kendal dan beberapa Puskesmas yang ditunjuk.

Anggota MPKU PP Muhammadiyah, Deni Wahyudi Kurniawan mengatakan bahwa salah satu amanat Mukatamar Muhammadiyah ke 47 adalah Muhammadiyah harus taktis dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, dan MPKU selama ini telah melakukan banyak program promotif yang bekerja sama dengan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes dengan sasaran masyarakat pondok pesantren yang perannya sangat penting, karena memiliki dimensi yang strategis dengan beberapa porosnya.

“Di pesantren ada poros asrama, tempat belajar, masjid yang saling berproses sehingga berpengaruh terhadap lingkungan desa-desa di sekitar ketika melakukan pengabdian” kata Deni.

Di mimbar santri dan para ustadz, kata dia, juga bisa menyampaikan pesan-pesan yang diterima oleh masyarakat lebih baik dari pada mungkin elemen-elemen yang lain sehingga Kemenkes juga MPKU melihat masyarakat pesantren menjadi patner sangat strategis untuk bisa bersama-sama bergerak menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.

MPKU melalui program ini, lanjut Deni, di setiap pesantren ditemukan permaslahan dan keunikam di bidang kesehatan untuk dicari penyelesaiannya, sehingga pesantren menjadi penggerak, motivator untuk mengkampanyekan prilaku hidup bersih, sehat di internal pesantrennya dan berpengaruh terhadap masyarakat sekitar.

“Melalui kerja sama ini Muhammadiyah memberdayakan pesantren untuk ikut bersama-sama masyarakat mencegah tuberculosis dan juga berkampanye hidup sehat, sehingga pesantren bisa melakukan dakwah mencerahkan di bidang kesehatan” ujarnya.

BACA JUGA :  Selamat Datang dan Selamat Bertugas Ketua Baru STIKES Muhammadiyah Kendal
KOMITMEN. Salah satu peserta orientasi cegah tuberkulosis membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen menciptakan santri sehat berkemajuan (foto dok taqim)

Sementara itu Direktur Pondok Modern Darul Arqam Patean, Kholiq Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada MPKU atas kepercayaannya kepada Pondok Darul Arqam Patean sebagai tuan rumah.

“Ini sebuah penghargaan bagi kami untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik sebagai pelayan selama kegiatan ini berlangsung” kata Kholiq.

Dikatakan masih ada kesan di masyarakat kehidupan santri di pesantren belum menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

“Kesan itu tisak selamanya benar, maka melalui kegiatan orientasi cegah tuberculosis diharapkan kesan tersebut hilang” pintanya.

Sedangkan Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam menilai pentingnya kesehatan bagi setiap orang Islam, termasuk para santri.

“Kita tidak bisa meraih kesuksesan kalau kita sakit, termasuk sakit TBC” kata Ikhsan.

Dikatakan, kasus tuberkulosis pada 2015 mencapai 10,4 juta jiwa. Penderita TBC terbesar di India dengan 2,8 juta kasus, diikuti Indonesia dengan 1,02 juta.

“Dari sekian banyak penyakit menular yang mematikan, WHO menempatkan Tuberkulosis menjadi penyakit yang berada di peringkat 1 sebagai penyakit menular paling mematikan” tegasnya.

Ikhsan berharap kegiatan ini tidak sebatas seremonial saja tetapi ada tindak lanjut yang jelas dan perlu ada pemeriksaan kesehatan santri secara periodic sehingga di seluruh pesantren Muhammadiyah terdapat santri sehat dan berkemajuan. (taqim)