TKSMTC Kendal Siapkan 130 Paket Sembako Untuk Guru Terdampak Covid-19

0
1 views
SIAP. Armada Lazismu dengan muatan paket Sembako siap meluncur ke sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kab.Kendal (foto dok fur)

KENDALMU.COM | KOTA KENDAL. Tim Ketahanan Sekolah Muhammadiyah Terdampak Corona (TKSMTC) Kab. Kendal menyiapkan sebanyak 130 paket Sembako untuk guru dan karyawan MI/SD, SLTP, SLTA dan Pesanteren Muhammadiyah se Kab. Kendal yang terdampak Corona Virus Desease (Covid-19). Pentasyarufan paket Sembako tersebut berlangsung Jumat pagi (22/5).

Penasehat TKSMTC Kab. Kendal, H. Sodiq Purwanto, menyampaikan, bagaimana sekolah Muhammadiyah mampu memiliki daya tahan menghadapi masa pandemi Covid-19.

Menurut Sodiq, ada dua hal penting yang harus dikondisikan selama masa pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Proses pembelajaran harus tetap berjalan melalui daring, dan warga sekolah teramankan dari sisi finansial” katanya.

Beliau menjelaskan, kalau saat ini kita membagi Sembako adalah tindakan pilihan untuk sekolah Muhammadiyah yang guru dan pegawainya secara finansial terdampak corona.

Sodiq menyadari hampir semua sekolah, termasuk sekolah Muhammadiyah mengalami kesulitan pemasukan keuangan.

“Saat-saat ini keuangan sekolah terhambat, maka menjelang Iedul Fitri ini Sembako yang kami siapkan dan berikan sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi” ujar Sodiq, dan kami, lanjutnya, adalah tangan panjang PDM Kendal dalam menjalankan tugas sebagai Tim Ketahanan Sekolah Muhammadiyah di Kendal.

DO’A. Do’a yang dipimpin oleh anggota Majelis Dikdasmen PDM Kendal, H. Staiful Arif sebelum pengiriman bantuan Sembako ke para guru dan pegawai di lingkungan sekolah Muhammadiyah se Kab. Kendal. (foto dok fur)

Sodiq Purwanto yang juga Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal menerangkan, bahwa Tim Ketahanan Sekolah yang dibentuk oleh PDM Kendal merupakan gabungan Majelis dan Lembaga PDM Kendal, yaitu Lazismu, Dikdasmen, Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) dan dibantu oleh beberapa Kepala Sekolah Muhammadiyah di Kendal.

Terkait dengan keberlangsungan bantuan Sembako, Sodiq berharap untuk sementara satu tahap bantuan dulu.

“Kami berharap satu tahap saja dulu, dan ke depan kami harap kalau bisa tidak ada, karena sekolah diharapkan punya daya tahan, memiliki imunitas” tegasnya

“Dibantu itu kalau terpaksa. Kita membayangkan tidak hanya bulan ini tapi yang akan datang. Ke depan kita akan lebih selektif kepada mereka yang sangat membutuhkan bantuan”

BACA JUGA :  PRM Sarirejo dan PCM Boja Hadapi Penilaian Lomba LPCR Award

Ditambahkan, kalau melihat pengalaman, dan apabila sekolah itu kreatif, sebetulnya tidak ada kekurangan keuangan.

“Kreatifitas sekolah mestinya sudah dibangun sejak lama melalui komunikasi yang harmonis dan berkelanjutan dengan setiap orang tua siswa, sehingga ketika sekolah mengalami kesulitan seperti ini, pasti ada orang tua siswa yang ekonominya di atas rata-rata akan membantunya lebih” bebernya sambil mencontohkan SD Muhammadiyah Purin dalam kondisi Covid-19 masih bisa membangun.

Sedangkan ketua TKSMTC, H. Moh. Fattah mengatakan, sebanyak 130 paket Sembako tersebut setiap paketnya senilai Rp 200.000;

“Setiap paket senilai Rp 200.000; yang terdiri dari 10 kg beras, gula pasir 2 kg, 10 mie instan, 1 kg minyak goreng, dan teh celup” terangnya.

Beliau berharap melalui program bantuan Sembako tersebut, para guru dan pegawai di lingkungan sekolah Muhammadiyah di Kendal merasa terbantu ketika merayangan Iedul Fitri. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here