Urgensi Sejarah bagi Umat Islam

0
90 views
: Naufal Abdul Afif (Alumni Pondok Modern Darul Arqam Patean)

Oleh : Naufal Abdul Afif (Alumni Pondok Modern Darul Arqam Patean)

 

“Katakanlah: Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah (Sejarah) bagaimana orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. Ar-Rum: 42)

Allah swt, memerintahkan kepada kita orang beriman, untuk belajar dari sejarah orang-orang sebelum kita, entah berupa kebaikan atau keburukan. Kita harus dapat mengambil ibrah dari setiap kejadian sejarah yang sudah pernah terjadi, jangan sampai kita mengulang keburukan-keburukan dari sejarah tersebut.

Imam As Suyuthi berkata Bahwa sejarah adalah sebuah deskripsi

Tentang pertarungan potensi manusia

Antara kebaikan dan kejahatan

Antara kebenaran dan  kebatilan 

Dan ini terus akan berulang sepanjang masa

Tinggal kita, mau memilih yang mana

Tinggal kita, mau memilih bersama siapa

 

Sejarah adalah manusia

Sejarah adalah perilaku

Sejarah adalah peristiwa

Sejarah adalah pelajaran.

Sejarah adalah pengulangan dan pilihan

 

Sejarah adalah pengulangan

Tinggal terserah kita

Mau memilih di mana dan dan bersama siapa

Saat peristiwa itu menyapa kita

Dalam lakon dan perilaku manusia

Yang bijaksana maupun yang durjana

 

Saat sejarah Nabi Adam dimulai

Dialah manusia sholeh dan mulia

Sementara disana ada iblis yang durhaka

Tercatat pula ada Qobil yang jahat

Sementara ada Habil yang bijak

Andai  kita sudah disana

Bersama Adam atau bersama iblis

Bersama Habil atau bersama Qobil

 

Saat sejarah Nabi Nuh dimulai

Dialah manusia penyabar  lagi bertaqwa

Sementara disana ada kaumnya yang melawan

Bahkan hingga anak dan istrinya

Hingga turun perintah membuat bahtera

Andai kita sudah disana

Bersama bahtera Nuh atau bersama kaumnya yang durjana

 

Saat sejarah Nabi Hud dimulai

Dialah manusia bijak nan agung

Sementara disana ada kaum Ad

Kaum durjana penuh kesombongan

Seolah kepandaiannya akan menyelamatkan mereka

Hingga Allah menurunkan azab pedih bagi mereka

Andai kita sudah disana

Bersama Nabi Hud atau bersama kaum Ad

 

BACA JUGA :  Peringatan Hari Guru Nasional Ke 75, Mimpi Indah Di Tengah Kesulitan

Saat sejarah Nabi Ibrahim dimulai

Dialah manusia agung dan kokoh imannya

Sementara disana ada kaumnya penyembah berhala

Bahkan hingga sampai keluarganya menentangnya

Bahkan hingga tubuhnya harus dibakar

Dalam bara api berkobar

Dan dihadapkan juga kepada kecongkakan raja Namrud

Andai kita sudah disana

Bersama Ibrahim atau para penyembah berhala

Bersama Ibrahim atau bersama raja Namrud

 

Saat sejarah nabi Musa dimulai

Dialah manusia perkasa nan mulia

Sementara disana ada Firaun yang berkuasa

Mampu melakukan apa yang dia suka

Harta melimpah tak terkira

Membunuh siapa saja yang tak disuka

Membiarkan hidup bagi yang mau memuja

Memburu Musa hendak membunuhnya 

Andai kita sudah disana

Pilhan sungguh berat dan hanya dua

Bersama Musa atau bersama Firaun

 

Saat hari ini kita berada dalam sejarah akhir zaman

Sejarah masa Rasulullah penutup para Nabi

Maka disana ada abu jahal, abu lahab

Maka disana ada kekafiran dan kemunafikan

Maka disana ada penindasan dan kezoliman

Maka disana ada penistaan dan penjajahan

 

Namun, disana pula Ada ketulusan dan perjuangan

Meski harta dan jiwa taruhannya

Dan hari inipun sama

Sejarah itu telah berulang lagi

Menyapa dan menerpa kita

Kebatilah sungguh telah nyata

Kita bersama siapa ?

Dalam ayat lain Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan (sejarah) apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Allah mengisyaratkan pentingnya belajar sejarah dalam firman-Nya yang Artinya: “Tunjukkanlah kami kepada jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al-Fatihah: 6-7)

BACA JUGA :  Serangan Nine Eleven yang Mengguncang Dunia (Bagian 1)

Dalam ayat ini Allah memerintahkan umat manusia untuk meneladani jalan lurus yang ditempuh oleh orang-orang yang mendapat nikmat, dan menghindari kesesatan orang-orang yang dimurkai Allah.

Guna merealisasikan hal tersebut, kita harus mencari tahu sejarah keberhasilan umat yang selamat. Begitu juga, kita harus mengetahui dan mengkaji sebab-sebab kesesatan dan kebinasaan umat yang celaka mendapat murka-Nya. Itulah pentingnya belajar sejarah.

Insyaallah, dengan belajar sejarah, kita dapat lebih berhati-hati dalam bertindak, kita dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian yang Allah kisahkan dalam Al-quran. Dan Allah akan memberikan kita padaha atas dasar tholabul ilmi dan keridhoan.