Usai Sillaturrahmi, Lazismu Kendal Sambangi Angkringanmu PCPM Plantungan

0
0 views
ANGKRINGANMOE. Di bawah temaran lampu, sebuah jajanan gorengan tersaji dan siap dinikmati oleh pembeli. Itulah angkringanmoe, sebuah unit usaha ekonomi yang dikelola oleh Pemuda Muhammadiyah Plantungan. (foto dok sulis)

KENDALMU.COM | PLANTUNGAN. Lazismu Daerah Kendal setelah menggelar sillaturrahmi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Plantungan dan jajaran Lazismu setempat Jumat sore (3/7) menghampiri angkringan, sebuah warung yang menjajakan makanan dan minuman di pinggir jalan, angkringan Muhammadiyah (angkringanmoe) dikelola oleh Pemuda Muhammadiyah Plantungan.

Sekretaris Lazismu Daerah Kendal, Sulis Mardiyono, mengatakan, kunjungan ke PCM Plantungan dimaksudkan sebagai sillaturrahmi dan pembinaan kepada jajaran Lazismu di PCM Plantungan.

“Kami sillaturrahmi kepada jajaran PCM dan Kantor Layanan Lazismu Plantungan agar tetap mentaati ketentuan terkait ZIS yang didasarkan pada ketentuan yang telah ditetapkan Lazismu Daerah, Wilayah, dan PP” kata Sulis.

Beliau menilai keberadaan Lazismu Plantungan berdasarkan perkembangannya cukup dinamis.

“PCM Plantungan kami lihat bagus, setor ke Lazismu Daerah dan melakukan tasyaruf” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua PDM Kendal, H. Djamzuri, mengatakan, Lazismu sebagai lembaga yang bergerak di bidang pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan zakai, infaq dan shadaqah Muhammadiyah hendaknya dijadikan sebagai sarana dakwah jamaah Muhammadiyah.

“Dakwah Islam itu tanggung jawab bersama, dan Lazismu salah satu sarana dakwah Muhammadiyah” kata Djamzuri.

Beliau berharap seluruh Lazismu di Kendal sebagai penyandang dana dalam berdakwah.

“Dakwah Muhammadiyah tidak lepas dari dana. Dan lumbung dana di Muhammadiyah adalah Lazismu. Lumbung dana bisa terwujud karena jamaah” tegasnya.

Sedangkan ketua Lazismu Daerah Kendal, H. Sutiyono, meminta kepada Lazismu Plantungan senantiasa segera melaksanakan zakat di tahun 1441 H.

“Laksanakan sesuai dengan ketentuan, yaitu pengumpulan, pentasyarufan, dan pelaporan.

Setelah melakukan sillaturrahmi dilanjutkan ramah tamah dengan menyambangi sebuah angkringan yang dikelola oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Plantung yang terletak di pinggir jalan desa Wadas.

Penanggung jawab angkringanmoe, Tamari Sukoco, mengatakan, unit amal usaha ekonomi yang dikelola oleh PCPM Plantungan berorientasi pada kepentingan dakwah PCPM di plantungan dan meningkatkan perekonomian anggota keluarga.

BACA JUGA :  Tebar Kebaikan di Ramadan, Sejumlah Santriwati MBS Weleri Bagi Masker dan Takjil

“Sampai saat ini PCPM Plantungan sedang mengelola dua unit usaha ekonomi, yaitu angkringanmoe, dan budidaya jamur tiram” kata Tamari. Untuk ke depan, lanjutnya, pihaknya akan mengelola kedai ayan kentucy, warung tenda Lamongan, danĀ  tempat bermaim anak-anak

“Ketiga proyek tersebut masih delam proses pendirian” ujarnya.

Terkait dengan angkringanmoe, disajikan berbagai aneka jajanan, seperti mendoan, bakwan, sate usus, tahu susur, dan nasi bungkus.

“Salah satu minuman khas angkringanmoe adalah wedang uwuh” kata Tamari.

Dalam bahasa jawa, wedang artinya minuman, sedangkan uwuh artinya sampah. Wedang uwuh artinya minuman yang terdiri dari dedaunan yang mengandung rasa pedas karena jahe, manis diberi gula, dan warna merah karena ada kayu secang. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here