Ustadz Zabidi : Etos Kerja Itu Berorientasi Amanah

0
0 views
LESEHAN. Ustadz KH. Moh. Zabidi (pegang mic) sambil lesehan menyampaikan tausyiah dalam rangka mangayubagyo pelantikan kepala MI Muhammadiyah Bangunsari, Pageruyung (foto dok gofur)

KENDALMU.COM | PAGERUYUNG. Etos kerja memiliki makna semangat, kebiasaan atau pandangan hidup dari golongan sosial. Etos adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau kelompok. Bagi seorang muslim etos kerja berorientasi melaksanakan amanah sebagai salah satu wujud beribadah.

Demikian kata ustadz Drs. KH. Moh. Zabidi saat menyampaikan tausyiah dalam rangka mangayubagyo pelantikan kepala MI Muhammadiyah Bangunsari yang baru, Rommy Fahmy Firdause, S.Pd.I di gedung Balai Dahwah Muhammadiyah Pucakwangi, Pageruyung, pada Kamis siang (16/1).

Di hadapan jamaah pengajian, beliau mengatakan, etos kerja masyarakat berdampak pada kemajuan sebuah negara, dan sudah terlihat negara-negara maju karena faktor etos kerja rakyatnya tinggi.

“Sebut saja negara Jepang termasuk salah satu dari beberapa negara yang dinilai maju, karena rakyatnya pekerja keras, etos kerjanya tinggi” sebut beliau yang menunjukkan negara matahari terbit sebagai negara maju, padahal rakyat Jepang banyak yang tidak beragama Islam.

Dijelaskannya, seseorang yang memiliki etos kerja juga karena disiplin, jujur dan amanah.

“Ke tiga sifat itu sudah ada dalam ajaran Islam, tetapi kenapa orang Indonesia yang mayoritas beragama Islam, negara kita belum maju ?” tanya beliau. Menurut ustadz Zabidi, karena rakyat Indonesia masih rendah dalam disiplin, semangat kerjanya lemah, dan kurang amanah.

“Orang yang menunda-nunda waktu , tidak disiplin dan lemah dlm memikul amanah atau tidak jujur adalah bukan sifat orang Islam, karena Allah dan Rasulnya tidak mengajarkan itu,”

Etos kerja dalam Islam menurut ustadz Zabidi mestinya ditunjukkan dengan rasa ikhlas.

“Etos kerja yang dilandasi dengan ikhlas berorientasi pada dunia dan akhirat, jika tidak hanya memperoleh kepentingan dunia” kata ustadz Zabidi yang juga wakil ketua PDM Kendal.

BACA JUGA :  Ketum PP Muhammadiyah; Islam Harus Menjadi Solusi di Tengan Masalah Pandemi

Selain etos kerja dilandasi dengan ikhlas, menurut beliau juga karena bekerja cerdas

“Kerja cerdas adalah kerja yang memiliki aturan jelas dan ditaatinya dengan sungguh-sungguh”  ujarnya. Sebagai kepala sekolah, menurut Zabidi, harus memimpin dengan cerdas.

“Kapan melakukan koordinasi, evaluasi dan pengawasan (supervisi), mestinya dilakukan dengan cerdas”

Beliau melanjutkan etos kerja bisa lebih bermakna apabila kepala sekolah dan jajaran guru memiliki kreatifitas dalam rangka pengembangan dan kemajuan sekolah.

“Ciptakan kreatifitas dalam rangka peningkatan kualitas guru dan siswa, seperti kajian-kajian keilmuan yang berhubungan dengan pekerjaan sebagai pendidik. Tingkatkan kinerja, dan kerjakan sebaik mungkin yang telah ada di depan” tutupnya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here