Wacana Presiden 3 Periode Ditolak Keras PC IMM Ciputat

0
18 views

KENDALMU.COM | JAKARTA. Wacana jabatan Presiden 3 periode kembali mendapat penolakan keras. Penolakan sebelumnya diantaranya dilakukan oleh pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad yang menilai wajar bila masyarakat menolak wacana tiga periode yang digaungkan relawan Jokowi-Prabowo Subianto atau JokPro 2024.

Menurut Suparji, konstitusi sudah mengamanatkan presiden dibatasi dua periode.

“Seruan penangkapan penggagas yang trending di sosmed (sosial media) menunjukkan adanya ekspresi ketidaksetujuan dengan deklarasi itu,” kata Suparji dalam keterangannya yang dilansir alinea.id

Sebetulnya sudah cukup banyak yang dilakukan oleh para pakar maupun kelompok terkait penolakan wacana Presiden 3 periode, termasuk yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ciputat, tidak setuju dengan wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Pasalnya, perpanjangan masa jabatan presiden hanya akan menjerumuskan demokrasi di Indonesia ke jurang kemunduran.

Dikutip teropongmetro.com. Ketua Umum PC IMM Ciputat, Muhammad Mizan Al A’raaf menolak keras permanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

“IMM Cabang Ciputat sangat tidak setuju dengan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode karena tentu ini menjadi kemunduran demokrasi di Indonesia,” tegasnya.

Mizan menilai, wacana penambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode juga bertentangan dengan spirit reformasi yang diinisiasi oleh para mahasiswa pada era orde baru 1998 silam.

“Apa gunanya reformasi kalau sistemnya hampir sama dengan Orde Baru. Jangan kaget kalau ada slogan reformasi dikorupsi,” kata Mizan.

Lebih lanjut, Mizan menegaskan bahwa pihaknya menolak keras penambahan presiden tiga periode melalui amandemen UUD 1945.

“IMM Ciputat tentu menolak dengan adanya wacana tiga periode yang ingin mengamandemen UUD 45,” pungkasnya.

Belakangan muncul wacana penambahan periode jabatan presiden. Jokowi sendiri menegaskan tidak ingin jabatan presiden ditambah.

BACA JUGA :  Puting Beliung Rusak Rumah Anggota Kokam, Lazismu Sigap Beri Bantuan

Meski demikian, suara tambahan masa jabatan terus mengemuka. Terbaru, Ketua Relawan Jokowi Mania, Emmanuel Ebenezer menginginkan masa jabatan Jokowi ditambah 2 sampai 3 tahun.

Argumentasi pria yang arib disapa Noel ini, Jokowi belum maksimal menjalankan kinerjanya karena pandemi virus corona baru (Covid-19). Teknis realisasi penambahan masa jabatan itu bisa dengan amandemen UUD 1945.