Wakil Direktur RSI Muhammadiyah Kendal Resmi Dilantik

1
1 views
WADIR. Dua Wadir RSI Muhammadiyah Kendal masing-masing dr. H.R. Ibnu Darmawan, M.Kes membaca Pakta Integritas (kanan) dan dr. Alexander Bramukhaer. (foto dok gofur)

KENDALMU.COM | WELERI. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal melantik 2 Wakil Direktur (Wadir) RSI Muhammadiyah Kendal. Kedua Wadir tersebut yaitu, bidang umum dan keuangan dijabat oleh drg. H.R. Ibnu Darmawan, M.Kes, sedangkan bidang pelayanan dipegang oleh dr. Alexander Bramukhaer. Kedua wadir tersebut dilantik oleh ketua PDM Kendal, KH. Muslim yang disaksikan oleh direktur RSI Kendal, dr Suhadi, Sp.An, jajaran Badan Pelaksana Harian (BPH), jajaran PDM Kendal, pimpinan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Kendal, dan seluruh manajer RSI. Prosesi pelantikan berlangsung Jum’at (31/1) di aula RS setempat.

Ketua MPKU PDM Kendal, H. Taufiq Husein, mengatakan bahwa kedua wadir bukan sesuatu yang baru, tetapi mengulangi yang baru saja dan segera bersinergi.

“Kedua wadir dan direktur juga seluruh civitas RSI disuruh untuk bersinergi, tidak saling menjegal. Itulah yang utama” kata Bang Upik, panggilan keseharian Taufiq Husein.

Beliau meminta kepada direktur untuk meniru Nabi Muhammad SAW yang memiliki sifat akomodatif.

“Muhammad sebelum diangkat menjadi Rasul sudah mempunyai sifat untuk mengakomodir semua komponen yang berbeda” katanya.

Upik mengungkapkan, bahwa ketika Hajar Aswad sebelum dipasang oleh Muhammad di Ka’bah, kabilah-kabilan yang ada di Makkah saat itu saling berebut, ingin memasang Hajar Aswad.

“Itu artinya di RSI yang ada beberapa faksi harus disatukan. Sinerginya adalah diramu bersama-sama sehingga menjadi satu kekuatan” jelasnya.

Beliau meminta kepada seluruh jajaran RSI untuk mempelajari dan mencermati Peraturan Menteri Kesehatan nomer 3 tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perijinan Rumah Sakit.

“Kita punya 189 bed dan kurang 11 sebagai syarat Rumah Sakit menuju tipe B, maka bagaimana caranya dan plus minus peralatannya harus ada. Maka hal itu adalah tugas bersama” ujarnya.

BACA JUGA :  Sediakan Hadiah Umroh dan Sepeda Motor, PCM Eks Kawedanan Kendal Siap Gelar Jalan Sehat

“Jangan sampai Rumah Sakit tipe B, tapi rasa tipe C. Apa bedanya. Dan jangan sampai pula ada pasien yang datang di RSI gara-gara ruangannya penuh”.

Sedangkan wakil ketua PDM Kendal, koordinator bidang kesehatan, H. Yusuf Darmawan menyatakan, pakta inegritas yang dibacakan oleh kedua wakil direktur sebagai sighat taklik, yaitu ungkapan perjanjian yang wajib dilaksanakan.

Darmawan berharap kedua wadir meningkatkan kompetensi dan PDM akan mengawal, karena terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kedua wadir memiliki kaki-kaki, kekuatan. Dan setiap dibawah wadir juga memiliki kaki-kaki kekuatan yang bertumpu semangat kemajuan” ujar Darmawan.

Dalam semangat bekerja di RSI, Darmawan juga meminta unsur pertemanan, like and the not lika harus dibuang jauh-jauh.

“Kita menatap jauh ke depan dalam memajukan RSI dan PDM akan selelu mengawalnya” tegasnya.

Beliau memahami, bahwa wadir bidang umum dan keuangan mengelola 100 milyar pertahun dan harus dipertanggungjawabkan.

“Pertanggungjawaban itu logis dan dilaksanakan sebagaimana mestinya” imbuh Darmawan.

Terkait dengan komplain sebagian masyarakat terkait dengan layanan RSI beliau meminta agar jangan dianggap masalah sepele.

“Komplain itu untuk didiskusikan bersama dan dicarikan penyelesaiannya”

Prosesi pelantikan Wadir ditutup dengan penyerahan infaq dari RSI sebesar Rp 20.000.000; untuk pembangunan Masjid di dukuh Mundu, desa Yosorejo, Gringsing, Batang. (fur)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here