Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PDM Kendal Dapat Penghargaan Kalpataru

0
76 views

KENDALMU.COM | KENDAL. Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MLHPDM) Kendal, Wasito (47), mendapat penghargaan Kalpataru katagori pengabdi lingkungan tahun 2020 dari Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan Republik Indonesia

Wasito bekerja di salah satu instansi di Demak, ia mengabdikan diri diluar tugasnya untuk menyelamatkan Pantai Utara Pulau Jawa supaya terhindar dari abrasi dan banjir rob.

Beliau adalah salah satu warga RT 004/RW 002 Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, Kendal, perlu mendapatkan apresiasi. Hal ini terkait jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup, khususnya merawat wilayah pesisir Kendal.

“Saya melakukan konservasi dimulai sejak tahun 2006” kata Wasito ketika mengawali perbincangan dengan kendalmu.com Kamis sore (26/11) di kantor sekretariat kantor PDM Kendal.

Negara kita kaya khususnya di kawasan pesisir memiliki potensi sumber alam, khususnya di kawasan pesisir.

“Oleh karenanya, kita memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkannya secara bertanggung jawab pula, yakni dengan tetap memberikan perlindungan lingkungan dan ekosistem yang ada” jelasnya.

Beliau menuturkan pada akhirnya pada tahun 2013 didukung oleh mahasiswa yang tergabung dalam Imaken (Ikatan Mahasiswa Kendal) dan salah satu LSM dari Bogor, Wasito semakin memperluas jaringan kepada pegiat dan dinas terkait, untuk melaksanakan konservasinya.

“Konservasi yang saya lakukan sejak tahun 2013, dari Kaliwungu hingga Pantai Rowosari atau sekitar 42 kilometer,” ujar Wasito.

Adapun yang ditanami, jenis bakau, api-api, kemudian jenis tancang dan cemara laut, atau dalam kesatuan tanan ekosistem mangrove.

“Kira-kira sudah ada 30 hektare tanaman mangrove yang kami tanam. Meliputi daerah Kartika Jaya, Wonosari dan Panggangayom,” ungkapnya.

Dia pun menceritakan perjalanan kenapa tertarik konservasi mangrove. Menurutnya, pada tahun 2002 dirinya menikah dengan orang Desa Kartika Jaya, Sulisityangsih.

BACA JUGA :  Ketua IJTI Jateng Beri Bekal Jurnalis Kendalmu.com

“Usai menikah, saya melihat kok pantai di sini sering abrasi. Akhirnya saya mulai menanam. Saya ajak keluarga sambil makan dan menanam di sana,” terang Bapak dari dua anak, yaitu Iqbal iswandaru (17) dan Hasna Aulia (11)

Pada tahun 2015 dia mendapat penghargaan Kendal Awards yang diusulkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal sebagai pegiat pelestarian kawasan pesisir.

“Awalnya memang banyak yang mencibir, ngapain susah-susah menanam tanaman yang tidak menghasilkan. Apalagi beberapa tanaman mangrove saat itu belum begitu populer,” kenangnya.

Wasito pun mengaku, menerima penghargaan tidak serta merta menghentikan langkahnya untuk terus berkonservasi. Apalagi abrasi semakin menghawatirkan.