Wujudkan Ketaatan, Lazismu Kendal Sampaikan Laporan Ke Baznas

0
12 views
SERAHKAN. Manager Fundraising Lazismu Daerah Kendal, Hari Sofyan Saputra menyerahkan laporan pengumpulan ZIS tahun 2019 kepada Baznas Kendal (foto dok hari)

KENDALMU.COM | KENDAL. Sebagaimana yang tertuang pada pasal 72 tentang peraturan pemerintah RI nomor 14 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-undang no 23 tahun 2011, bahwa Lembaga Amil Zakat (LAZ) wajib menyampaikan laporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah kepada Baznas.

Hal itulah yang menjadi dasar Lazismu Daerah Kendal menyampaikan laporan pengumpulan dan pengelolaan ZIS tahun 2019 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Kendal. Laporan Lazismu tersebut diserahkan oleh Manager Fundraising Lazismu Daerah Kendal, Hari Sofyan Saputra dan diterima langsung oleh eksekutif kantor Baznas Kendal, Hari Waluyo di kantor Baznas setempat Rabu (4/3)

Hari Sofyan Saputra mengatakan, disampaikannya laporan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah dimaksudkan selain sebagai wujud ketaatan Lazismu terhadap peraturan atas undang-undang zakat, juga dalam rangka menjaga integritas lembaga.

“Kami harus menjaga profesionalisme dan integritas Lazismu Daerah Kendal dalam melakukan penghimpunan dan pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah” kata Hari.

Beliau menjelaskan, bahwa hasil pengumpulan ZIS oleh Lazsimu Kendal di tahun 2019 mencapai Rp 5.770.081.697.

“Rinciannya hasil zakat sebanyak Rp 5.288.677.267, sedangkan infaq dan shadaqah terkumpul Rp 481.404.430” ujarnya.

“Pengumpulan zakat, infaq dan shadaqah tahun ini meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2018 yaitu mencapai Rp 5.063.954.279 dengan perincian zakat Rp 4.173.438.106 sedangkan infaq shadaqah terkumpul Rp 890.519.173. Laporan tersebut juga sudah termasuk pentasyarufannya” imbuhnya.

Terkait Lazismu sebagai mitra Baznas, Hari berharap kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang warga atau simpatisan Muhammadiyah mendapat kelonggaran memilih lembaga dalam membayar zakat.

“Lazismu pada hakekatnya memiliki peran dan fungsi yang sama dengan Baznas, maka bagi ASN yang warga dan simpatisan Muhammadiyah hendaknya dalam membayar zakat tidak harus ke Baznas” tutup Hari. (fur).

BACA JUGA :  Siapkan Relawan Profesional, LPB Kendal Kirim 2 Orang Ikuti Diklat DU dan Logistik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here